GVC Jalan-jalan; Cobain MRT Jakarta

MRT Jakarta

Halloooo Goodway Travellers! Bagaimana keadaan kalian? Semoga selalu sehat tanpa kekurangan suatu apapun yaa. Pada hari yang amat sangat cerah ini, kita berbagi cerita yuk! Hari ini kita bahas apa yaaa? Oh ya! Bahas kendaraan umum yuk. Gimana teman-teman?

Stasiun Bundaran Hotel Indonesia

Ngomong – ngomong soal kendaraan umum, kalian para Goodway Tavellers suka engga sih naik kendaraan umum? Atau kalian merasa lebih nyaman naik kendaraan pribadi? Coba yuk kita liat kendaraan umum di Jakarta tuh ada apa aja sih Goodway Travellers? Kalau kita lihat sekarang ini di Jakarta sudah terdapat beberapa kendaraan umum yang amat sangat gampang digapai oleh masyarakat seperti : bus, metromini, angkot / mikrolet, taksi, becak, ojek pangkalan, ojek online, TransJakarta dan terakhir adalah Commuter Line atau biasa disebut KRL.

Nah, pada tahun 2019 ini Ibukota kita Jakarta yang tercinta ini diperkenalkan dengan kendaraan umum baru yang pastinya bisa membantu sekali untuk mengurangi kemacetan dan pastinya mengurangi polusi di wilayah Jakarta. Sudah ada yang bisa tebak belum apa kendaraan umum baru tersebut? Apa? Apa? Siapa yang barusan jawab MRT?? Yeeesssss!!! Jawaban kamu betul!!  Mass Rapid Transit Jakarta atau yang biasa disingkat dengan MRT Jakarta akhirnya hadir untuk untuk kita! Horeeeeeeeeeeee (sorak-sorai bergembiraaaaaaa)!

Jadi, bagi kalian yang belum tahu apa sih itu MRT? Apa bedanya dengan kendaraan umum lainnya?

Oke, kita akan bahas sedikit tentang MRT Jakarta melalui cerita ya. Jadi, ceritanya tanggal 19 Maret 2019 pada suatu siang yang tidak terlalu panas, beberapa karyawan dari Goodway Vacation Club melakukan suatu riset perjalanan kecil. Kita jalan-jalan ke stasiun MRT Jakarta Hotel Indonesia (HI) untuk survey MRT Jakarta yang salah satu letak stasiunnya berada tidak terlalu jauh dari kantor. FYI ya Goodway Travellers, Mass Rapid Transit Jakarta ini memiliki jarak tempuh 80 – 100 km/jam (iya, secepat itu loh jalannya! Tapi engga berasa ngebut sama sekali dan sangat halus perjalanan naik MRT ini ☺ Dan, total panjang jalurnya kurang lebih sepanjang 110,8 km yang terdiri dari Koridor Selatan – Utara (Koridor Lebak Bulus – Kampung Bandan sepanjang kurang lebih 23,8 km dan Koridor Timur – Barat sepanjang 87 km)

MRT Jakarta mulai bisa dinikmati oleh warga kota Jakarta pada bulan Maret 2019. Walaupun masih dalam tahap uji coba, tetapi respon masyarakat terhadap MRT sudah sangat bagus. Begitu bagusnya antusiasme masyarakat kota Jakarta dalam menyambut MRT ini bisa dibuktikan dengan habisnya tiket yang diberikan secara gratis untuk penduduk Indonesia yang bisa didapatkan dengan cara mendaftar melalui online. Tiket gratis MRT Jakarta habis dalam hitungan jam saja untuk keberangkatan seminggu kedepan, sehingga pihak MRT Jakarta memberi perpanjangan waktu uji coba MRT sampai tanggal 24 Maret 2019 agar semakin banyak warga masyarakat yang bisa mengikuti uji coba MRT ini.

Karyawan Goodway Vacation Club sendiri beruntung bisa mendapatkan tiket ini, sehingga bisa ikut merasakan bagaimana enaknya naik MRT Jakarta. Kami pergi dari stasiun HI (depan gedung Pertamina) dengan waktu keberangkatan jam 12.40 WIB dan sampai di stasiun Lebak Bulus pada jam 13.10 WIB. Hanya 30 menit waktu yang dibutuhkan dari Bundaran Hotel Indonesia ke daerah Lebak Bulus. Begitupun sebaliknya, kami naik MRT Jakarta dari stasiun Lebak Bulus pada pukul 14.40 WIB dan sampai kembali di stasiun HI pada pukul 15.10 WIB.

Sekarang kita cerita selama perjalanan di dalam MRT ya, yang pasti nyaman sekali karena koridornya amat sangat luas dan terang (jangan takut kesandung, walaupun kita dibawah tanah tapi tetap terang kok hehehe). Disetiap stasiun tersedia juga baik tangga maupun eskalator, kamar kecil, full AC, Musholla, ruang kesehatan dan yang terpenting adalah MRT Jakarta ini amat sangat ramah bagi kaum difabel.

Stasiun Lebak Bulus

Goodway Travellers, MRT Jakarta ini masih amat sangat bersih loh. Jadi, tolong dijaga kebersihannya ya begitupun juga kendaraan tranportasi umum yang lainnya ya. Jangan makan atau minum didalam kereta, jangan buang sampah sembarangan, jangan potong kuku didalam kereta, jangan meludah sembarangan dan yang terpenting lagi jangan corat coret kendaraan umum kita! Karena itu adalah salah satu bentuk apresiasi kita kepada pemerintah yang sudah memfasilitasi masyarakatnya. Pemerintah sudah mengusahakan yang terbaik untuk kenyamanan dan kemudahan rakyatnya, maka baiknya kita sebagai warga masyarakat yang baik, turut serta dalam menjaga dan melestarikan apa yang sudah ada sekarang ini.

Jadi apa sih yang membedakan MRT Jakarta dengan kendaraan umum lainnya? Menurut kami, MRT Jakarta memiliki nilai plus dari segi mengurangi kemacetan, efisiensi untuk menghemat waktu dan yang terpenting lainnya adalah membantu mengurasi polusi udara ☺ Jadi selain kita bertambah sehat, kita bisa lebih menikmati waktu untuk berkumpul bersama orang-orang tercinta karena kita tidak terjebak macet lagi.

Berpose di Staiun Lebak Bulus

Jadi? Bagaimana nih Goodway Travellers? Sudah bersemangat belum untuk naik kendaraan umum dan mendukung kendaraan umum kita agar menjadi lebih baik? Ayo naik kendaraan umum, dan nikmati indahnya kota Jakarta demi Jakarta yang bebas macet dan demi Jakarta yang lebih indah lagi!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *