MENGULIK LEZATNYA KULINER INDONESIA

#goodwaytraveler pernahkah terbesit dalam benak Anda kenapa masakan Indonesia bisa enak dan kaya rasa?

Setiap kita pergi berlibur ke suatu daerah di Indonesia, pastinya tidak lengkap jika belum mencicipi makanan khas daerah tersebut. Biasanya makanan tradisional ini terdiri dari masakan berat, minuman, atau hanya sekedar kudapan. Misalnya saja jika liburan ke Jogja akan merasakan manisnya Gudeg, segarnya Selendang Mayang jajanan khas Betawi, gurihnya nasi campur khas Bali atau nikmatnya Baso Tahu Goreng (Batagor) makanan asal Bandung. Uniknya, meskipun terbuat dari bahan yang sederhana, makanan tradisional Indonesia memiliki cita rasa tinggi lho #goodwaytravelers. Hmm, ada yang tahu alasannya kenapa?

Indonesia, Masakan, Makanan, Pesta, Makan Malam, Makan

Sebagai orang Indonesia wajar kalau kita berpikir bahwa kuliner Nusantara enak enak, itu karena kita telah sangat terbiasa dengan cita rasanya. Bagaimana pun masakan Indonesia juga berhasil jadi juara di ranah internasional, buktinya dalam daftar 50 makanan terenak sedunia yang disusun oleh CNN Travel rendang dan nasi goreng menempati urutan pertama dan kedua, selain itu sate berhasil meraih rangking 14 mengalahkan aneka makanan dari negara lain. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Ada beberapa alasan yang membuat masakan Indonesia sangat nikmat dan lezat. Pertama hampir semua masakan nusantara kaya akan bumbu dan rempah rempah. Sejak jaman nenek moyang kita masih seorang pelaut, nusantara terkenal dengan kepulauan rempah. Para pedagang dari Arab, Tiongkok, India, dan Eropa sampai berbondong bondong mencari rempah di tanah air kita ini. Nah rempahan ini tak hanya menggoyang lidah, tapi juga menggoyang hidung kita.

Sate Kambing, Sate, Masakan, Tradisional, Daging

Hubungan antara kuliner Indonesia dengan lidah dan hidung kita, dibangku sekolah kita pasti pernah belajar bahwa organ pengecap kita lidah dapat mengenal 5 jenis rasa yaitu manis, asam, asin, pahit, gurih tapi ternyata organ yang paling berperan sehingga otak kita bisa mengenali aneka rasa bukanlah lidah tapi justru hidung. Dibandingkan lidah, hidung bagian dalam ternyata lebih peka bereaksi pada kandungan zat kimia dalam makanan. Itulah sebabnya kenapa kita langsung mengenali sedapnya ayam goreng KFC, Pizza Hut, atau bakso justru saat mencium aromanya bahkan sebelum mencicipinya. Yummy..

Alasan kedua kenapa masakan Indonesia enak enak terletak pada tradisi unik tiap masakan. Bayangkan saja satu mangkok rendang yang terdiri dari 30 potong daging sapi ternyata harus dimasak minimal 4 jam. Fakta uniknya kalau memasak kurang dari itu namanya bukan rendang tapi kalio. Lalu pernahkah #goodwaytraveler makan rawon? salah satu bumbu penting rawon adalah biji kluwek atau kluwak yang kalau dikonsumsi tanpa persiapan yang benar ternyata mengandung racun hidrogen sianida akibatnya kita bisa pusing, mual, muntah dan bahkan tewas dalam 10-60 menit tergantung dosis yang kita konsumsi, tapi siapa sangka rempah hitam jelek dan keriput inilah yang bisa bikin kita mabuk kepayang.

Selanjutnya kelezatan kuliner nusantara bisa dilacak sejarah dan geografisnya. diapit dua benua dan dua samudra, Indonesia tempat persinggahan strategis para pedagang dari berbagai penjuru dunia. Akhirnya terjadilah perpaduan budaya lokal dan asing termasuk  di ranah kuliner. Hasilnya sekarang kita bisa menikmati kelezatan martabak telor, perkedel, kue bika, hingga siomay.

Jadi tak masalah jika kita suka masakan asing asalkan masakan Indonesia tetap di hati. Dan sebagai anak bangsa kita bisa menunjukan nasionalisme lewat sosial media, salah satunya dengan cara memposting kuliner kuliner daerah Indonesia agar mendunia.

Indonesia, Masakan, Ikan, Pedas, Cabe, Hidangan Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *